Minggu, 08 Juli 2012
Independent Oriflame Consultant- dbc network..
Tadinya saya juga sangat anti dengan yang namanya MLM, mengingat saya suka takut kalau diajak2 temen2 untuk dibrain wash di seminar2 yang ternyata harus bayar juga.. Begitu tahu dbc network ini semuanya online, dari seminar, training, forum, camp, dll.. saya tidak berpikir panjang untuk segera bergabung..
Setelah bergabung, semuanya memang terbukti, saya semakin yakin saya bisa, asal mau konsisten, mau menargetkan diri, keukeuh sama mimpi, positif, dan dibarengi dengan doa selalu.. insyaAllah target saya sampe 3 bulan kedepan itu mencapai minimal level Manager.. target perfectnya Senior Manager.. Amiin..
Senin, 26 September 2011
5 Makanan Bantu Jaga Tubuh Ramping
Apel
Apel merupakan sumber serat makanan yang baik. Serat pangan tidak hanya memberikan kontribusi untuk sistem pencernaan yang sehat dan kolesterol berkurang, tetapi juga bermanfaat bagi pemakan cerdas karena tidak menghasilkan banyak kalori. Sebuah studi dalam jurnal Appetite menemukan bahwa ketika wanita menambahkan tiga buah apel atau pir dalam menu harian, berat badan mereka akan turun, lebih dari orang yang menambahkan tiga kue gandum dalam diet mereka, meskipun keduanya mengandung jumlah serat yang sama. Menurut Alan Aragon, ahli gizi dan penulis Girth Control: The Science of Fat Loss & Muscle Gain, kerenyahan makanan, seperti pada apel, dapat menjadi trik bagi seseorang untuk merasa lebih kenyang. Tindakan mengunyah dapat mengirim sinyal kenyang ke tubuh. |
Kacang almond
Jika Anda sedang mencari santap siang lezat, segenggam almond adalah pilihan yang baik. Sebuah studi pada 2009 yang dimuat dalam jurnal The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa wanita yang makan kacang almond setidaknya dua kali sepekan lebih berhasil menjaga berat badan daripada mereka yang tidak memakannya. Satu ons kacang almond hanya mengandung 167 kalori, 6 gr protein, dan 3 gr serat, komposisi nutrisi yang akan membuat Anda merasa kenyang. Selanjutnya, seperti apel, almond tergolong makanan renyah sehingga bisa membuat Anda cepat kenyang. |
Ikan salmon
Seafood dapat menjadi bagian dari diet yang sehat. Terdapat beberapa bukti bahwa lemak dalam ikan salmon dapat meningkatkan rasa kenyang. Penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Obesity, misalnya, menemukan bahwa ketika pediet makan salmon beberapa kali sepekan, mereka kehilangan sekira 2 kg lebih banyak dibanding mereka yang tidak memasukkan makanan laut dalam menu dietnya. Kandungan lemak ikan salmon relatif rendah, tiap 3 ons hanya mengandung 175 kalori. Salmon juga sumber protein yang baik. |
Telur
Tidak ada keraguan bahwa protein, seperti serat, memiliki kekuatan mengenyangkan yang mengesankan, salah satunya telur. Penelitian menunjukkan bahwa makan telur saat sarapan dapat membantu Anda melawan rasa lapar sepanjang hari. Sebuah studi yang dilaporkan pada 2008 dalam International Journal of Obesity menemukan bahwa ketika pediet makan dua telur untuk sarapan selama lima hari sepekan, mereka kehilangan berat badan 65 persen lebih banyak dari pediet yang sarapan roti. Telur membantu Anda merasa lebih kenyang sepanjang hari. |
Tomat
Sayuran non-tepung seperti wortel, seledri, dan bayam, mengandung banyak serat. Seperti makanan lain yang tinggi serat, makanan ini dapat membantu membuat Anda merasa kenyang. Tomat adalah pilihan berikutnya yang baik sekaligus lezat. |
Senin, 05 September 2011
bengkak dikelopak mata / BINTITAN BUKAN GARA-GARA HOBI NGINTIP, LO!
BINTITAN BUKAN GARA-GARA HOBI NGINTIP, LO!
Mitos bintitan gara-gara hobi ngintip berkembang sedemikian subur dari generasi ke generasi. Padahal yang benar, bintitan muncul karena adanya peradangan dan infeksi.
Puluhan tahun lalu, saat rumah tinggal masih berdinding bilik bambu, mungkin saja orang jadi bintitan lantaran gemar ngintip. Besar kemungkinan karena ada kotoran dari bilik bambu yang rontok lalu mengenai kelopak mata sehingga menyebabkan infeksi. Sayangnya, mitos tersebut masih saja terus berkembang meski kini dinding rumah sudah terbuat dari beton. Apa sebenarnya bintitan dan bagaimana menanganinya?
DARI PERADANGAN SAMPAI INFEKSI
Kalangan awam menganggap semua benjolan di kelopak mata sebagai bintitan. Padahal secara medis hal tersebut harus dibedakan menjadi:
* Hordeolum, yakni benjolan di kelopak mata yang disebabkan oleh peradangan di folikel atau kantong kelenjar yang sempit dan kecil yang terdapat di akar bulu mata. Bila terjadi di daerah ini, penyebab utamanya adalah infeksi akibat bakteri.
* Chalazion, yakni benjolan di kelopak mata yang disebabkan peradangan di kelenjar minyak (meibom), baik karena infeksi maupun reaksi peradangan akibat alergi.
Mengingat penyebabnya adalah peradangan dan infeksi, maka sangat mungkin jika bintitan menimpa siapa saja, dari kanak-kanak hingga kalangan dewasa. Meski kasus bintitan jarang ditemukan pada bayi di bawah 6 bulan. Ini bisa dimaklumi karena di rentang usia ini kebersihan bayi umumnya masih sangat terjaga. Angka kejadian bintitan paling banyak ditemukan pada anak usia sekolah. Ini karena anak usia sekolah sudah main ke sana kemari tanpa memperhatikan faktor kebersihan dan kesehatan. Mungkin saja usai main di tempat kotor, tanpa mencuci tangan lebih dulu, ia mengucek matanya yang terasa gatal karena kemasukan debu. Tak heran kalau kemudian terjadi infeksi atau peradangan yang menyebabkan bintitan.
Selain itu, anak-anak yang mewarisi bakat alergi dari orang- tuanya juga lebih rentan mengalami bintitan. Biasanya karena makan makanan pemicu alergi atau ada pemicu yang menyebabkan alerginya kambuh sehingga memunculkan peradangan di kelopak mata, baik di kelenjar minyak maupun kelenjar lainnya. Secara umum kelenjar tersebut tidak bermasalah, namun lingkungan di sekitar kelenjarlah yang rentan terhadap peradangan.
Bintitan bisa diibaratkan dengan sebuah pipa yang ujungnya tersumbat. Penyumbatan itu menyebabkan minyak yang diproduksi tidak dapat dialirkan dengan sempurna yang akhirnya menyebabkan pembengkakan. Karena alergi biasanya diturunkan, maka orangtua yang memiliki alergi dan gampang bintitan seharusnya lebih waspada terhadap kondisi anaknya. Bukan tidak mungkin si anak mempunyai kecenderungan yang sama pula.
BINTITAN BERULANG
Ada anak yang hanya sesekali dalam hidupnya mengalami bintitan, tapi ada juga yang "langganan" terkena gangguan yang satu ini. Baru sembuh dari bintitan, 1-2 bulan kemudian sudah bintitan lagi. Begitu seterusnya. Nah, khusus untuk anak-anak seperti ini, mau tidak mau hal-hal yang diduga sebagai penyebabnya haruslah dihindari.
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan orangtua untuk mencegah agar bintitan tidak berulang:
· Jaga kebersihan
Sebenarnya menjaga kebersihan tidak sebatas pada kelopak mata saja karena menjaga kebersihan tubuh secara menyeluruh memang dianjurkan secara medis. Intinya, bila kebersihan tubuh selalu terjaga setidaknya meminimalkan peluang bakteri menginfeksi/menimbulkan peradangan, termasuk pada kelopak mata yang menyebabkan bintitan.
· Kebiasaan cuci tangan
Seperti sudah disebut, pada usia anak-anak, bintitan paling sering terjadi bila tangan kotor tanpa sengaja digunakan untuk mengucek mata yang terasa gatal. Meski kelihatannya sepele, gerakan kecil ini bisa memunculkan efek yang tidak kecil. Kalau ada bakteri yang ikut terbawa saat mengucek tadi bukan tidak mungkin besoknya sudah jadi bintitan.
· Waspada jika sering gatal
Bila mata terasa gatal-gatal atau bahkan sering gatal, sebaiknya bersihkan dengan tetes mata atau sekadar dikompres. Jadi, jangan dibiarkan saja karena sangat mungkin rasa gatal tersebut merupakan gejala awal terjadinya peradangan.
· Mata lelah
Bila mata sering difungsikan secara maksimal karena kurang tidur, terlalu banyak membaca, main games di komputer atau teve, bukan tak mungkin mata jadi lelah, gatal, dan terjadi peradangan. Keluhan seperti ini umumnya dialami oleh anak yang berbakat bintitan. Namun kondisi yang sama mungkin saja tidak berlaku pada tiap anak meski aktivitas yang dilakukannya tidak jauh berbeda.
KOMPRES HANGAT
Sebelum benar-benar bengkak, orangtua sebenarnya bisa memberi pertolongan pertama. Begitu bangun tidur, contohnya. Jika mata anak terlihat kotor, merah, berair, diraba terasa keras meski belum sampai ada benjolan, itulah tanda-tanda bintitan. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengompresnya dengan air hangat. Berikut macam kompres yang bisa dilakukan:
* Dengan kain yang direndam air hangat
Caranya: kain (handuk kecil atau saputangan) direndam dalam air hangat kemudian usapkan ke mata anak secara perlahan. Lakukan 3 kali sehari.
Keuntungannya: Mata terasa lebih segar karena tetesan air hangat bisa langsung terasa di mata.
Kerugiannya: Tidak bisa dilakukan di sembarang tempat karena tetesan air akan menyebabkan tempat jadi basah.
- Dengan botol yang diisi air hangat
Caranya: Cuci botol yang terbuat dari beling sampai bersih kemudian isi dengan air hangat. Letakkan botol tersebut di kelopak mata yang terasa mengeras/mengganjal.
Keuntungannya: Lebih praktis karena tidak ada tetesan air. Bisa dilakukan di mana saja, termasuk di mobil selama dalam perjalanan.
Kerugiannya: Bila posisi atau ukuran botol tidak tepat, anak akan merasa tidak nyaman saat dikompres.
* Kombinasi antara keduanya
Sebaiknya kombinasikan kedua cara di atas. Bangun tidur selagi masih di rumah, lakukan kompres dengan kain, sehingga anak merasa matanya lebih segar. Kompres dengan botol bisa dilakukan saat perjalanan menuju atau sepulang sekolah dalam mobil.
RAGAM PENANGANAN
Meski bintitan sering dianggap sebagai penyakit penampilan, namun bila dibiarkan dalam jangka panjang tak mustahil bakal berakibat fatal. Boleh jadi bengkaknya kempes, tapi infeksi/peradangannya tidak sembuh-sembuh tuntas karena bolak-balik muncul dan muncul lagi. Selain itu, pembengkakan yang relatif besar jelas akan mengganggu fungsi mata. Artinya, kendati tidak sampai menimbulkan kebutaan, namun pandangan jadi kabur karena terganggunya pembiasan cahaya.
Bila kompres mata sudah dilakukan beberapa kali namun rasa mengganjal di kelopak mata tak kunjung hilang, atau bahkan ada benjolan lain yang kian membesar, sebaiknya segera bawa ke dokter untuk mendapatkan beberapa penanganan berikut:
* Tetes mata
Tetes mata yang diresepkan umumnya adalah tetes mata yang mengandung antibiotik dan steroid. Untuk anak yang lebih kecil, tetes mata ini lebih mudah digunakan. Misalnya diakali dengan menunggunya sampai tertidur lalu meneteskannya sesuai anjuran di ujung matanya, kemudian tarik sedikit bagian bawah mata, hingga tetesannya ikut mengalir mengenai bola mata.
* Salep
Salep adalah pilihan selanjutnya bagi anak yang sudah lebih besar atau orang dewasa. Salep mata yang diresepkan biasanya juga mengandung antibiotik dan steroid.
* Obat oral
Bila dirasa kurang, dokter akan menambahkan antibiotik yang dikonsumsi secara oral alias diminum selain salep mata dan tetes mata tadi.
OPERASI SEBAGAI SOLUSI
Bila bintitan sudah terlalu besar atau yang bersangkutan memang sering sekali bintitan, umumnya obat tetes/salep dan antibiotik yang dikonsumsi oral tak lagi memadai. Kalau sudah begini, biasanya dokter akan menyarankan operasi. Tak perlu membayangkannya sebagai operasi besar karena operasi ini sebenarnya adalah pembedahan kecil (1-2 cm) di tempat munculnya benjolan. Kemudian dengan alat khusus (semacam "sendok"), isi benjolan akan "dikerok" untuk dibuang.
Bila benjolan ada di luar kelopak mata, sayatan bisa dilakukan dari luar. Akan tetapi kalau benjolan tersebut di dalam, maka kelopak mata harus "dibalik" dan dijepit sebelum dilakukan sayatan. Setelah selesai, sementara waktu mata akan ditutup dengan perban guna mencegah agar tidak terjadi perdarahan lebih lanjut.
Adapun anestesi yang digunakan untuk anak yang sudah relatif besar atau orang dewasa adalah bius lokal, yakni hanya di sekitar tempat sayatan. Namun untuk anak yang masih kecil, biasanya akan dilakukan bius umum karena dikhawatirkan ia akan meronta kesakitan. Bila ini yang terjadi bukan mustahil alat-alat yang digunakan untuk operasi akan melukai bola mata atau bagian mata lainnya. Operasinya sendiri termasuk operasi kecil yang tidak makan waktu lama. Keuntungannya, bintitan tidak akan muncul lagi di tempat yang sama karena permukaan kelenjar tersebut sudah rusak. Kalaupun bintitan muncul lagi, terjadinya pasti di tempat lain.
Marfuah Panji Astuti. Foto: Agus/NAKITA
Narasumber:
Dr. Hadi Prakoso, Sp.M.,
dari Klinik Mata Nusantara, Jakarta
Selasa, 23 Agustus 2011
10 Pohon Paling Populer di Dunia
1. Pohon Boab Prison
|
Pohon Boab Prison adalah pohon yang memiliki ruangan didalamnya, pohon ini terletak di selatan kawasan Derby di kawasan tradisional bagian barat Australia.
Reputasi yang begitu terkenal didapat karena pada tahun 1890 digunakan untuk mengurung para kriminal suku asli Australia
saat perjalanan menuju Derby sebelum dihukum. Dewasa ini, pohon ini dipagari agar terlindung dari tindakan perusakan.
2. Pohon Oak Mayor
![]() |
Pada tahun 1790, Mayor Hayman Rooke, seorang pengamat barang antik terkenal, memasukkan pengamatannya tentang bibit pohon oak kuno di Sherman kedalam bukunya, sehingga pohon ini diberi nama Pohon Oak Mayor.
3. Pohon Kehidupan [Tree Of Life]
![]() |
4. Pohon Socotra Dragon
|
5. Pohon General Sherman
|
6. Pohon Cedar dewa
|
Pohon-pohon Cedar Dewa membentuk hutan kecil dikawasan utara Lebanon. Pepohonan ini merupakan tumbuhan yang mampu bertahan dari hutan kuno yang terdiri dari berbagai macam pohon Cedar di Lebanon yang pernah menghiasi kawasan ini pada jaman dahulu. Pohon Cedar ini disebut di Alkitab sebanyak tujuh puluh kali. Orang Mesir kuno menggunakan getahnya dalam proses pemumian.
7. Pohon Arbol del Tule
|
8. Pohon Kapas
![]() |
9. Pohon Baobab
|
10. Pohon Bodhi
|
Sabtu, 06 Agustus 2011
jadwal sim keliling kota dan kabupaten bogor bulan agustus
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Jumat, 17 Juni 2011
JADWAL SIM KELILING BULAN JUNI 2011 KOTA DAN KABUPATEN BOGOR
JADWAL SIM KELILING BULAN JUNI 2011 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Senin, 13 Juni 2011
Present Perfect Continuous
FORM
[has/have + been + present participle]
Examples:
- You have been waiting here for two hours.
- Have you been waiting here for two hours?
- You have not been waiting here for two hours.
Complete List of Present Perfect Continuous Forms
USE 1 Duration from the Past Until Now
We use the Present Perfect Continuous to show that something started in the past and has continued up until now. "For five minutes," "for two weeks," and "since Tuesday" are all durations which can be used with the Present Perfect Continuous.
Examples:
- They have been talking for the last hour.
- She has been working at that company for three years.
- What have you been doing for the last 30 minutes?
- James has been teaching at the university since June.
- We have been waiting here for over two hours!
- Why has Nancy not been taking her medicine for the last three days?
USE 2 Recently, Lately
You can also use the Present Perfect Continuous WITHOUT a duration such as "for two weeks." Without the duration, the tense has a more general meaning of "lately." We often use the words "lately" or "recently" to emphasize this meaning.
Examples:
- Recently, I have been feeling really tired.
- She has been watching too much television lately.
- Have you been exercising lately?
- Mary has been feeling a little depressed.
- Lisa has not been practicing her English.
- What have you been doing?
IMPORTANT
Remember that the Present Perfect Continuous has the meaning of "lately" or "recently." If you use the Present Perfect Continuous in a question such as "Have you been feeling alright?", it can suggest that the person looks sick or unhealthy. A question such as "Have you been smoking?" can suggest that you smell the smoke on the person. Using this tense in a question suggests you can see, smell, hear or feel the results of the action. It is possible to insult someone by using this tense incorrectly.
REMEMBER Non-Continuous Verbs/ Mixed Verbs
It is important to remember that Non-Continuous Verbs cannot be used in any continuous tenses. Also, certain non-continuous meanings for Mixed Verbs cannot be used in continuous tenses. Instead of using Present Perfect Continuous with these verbs, you must use Present Perfect.
Examples:
- Sam has been having his car for two years. Not Correct
- Sam has had his car for two years. Correct
ADVERB PLACEMENT
The examples below show the placement for grammar adverbs such as: always, only, never, ever, still, just, etc.
Examples:
- You have only been waiting here for one hour.
- Have you only been waiting here for one hour?
ACTIVE / PASSIVE
Examples:
- Recently, John has been doing the work. Active
- Recently, the work has been being done by John. Passive
NOTE: Present Perfect Continuous is less commonly used in its passive form.


